Langsung ke konten utama

review buku : Khadijah, Perempuan Teladan Sepanjang Masa

Review buku

bismillah..

salam literitas ! kali ini saya akan meriew buku yang ditulis oleh nama pena, Ibrahim Muhammad Hasan Al-jamal dengan judul " khadijah : Perempuan Teladan Sepanjang Masa ". Sebuah buku pasti punya kelebihan dan kelemahannya dong. Maka dari itu yuk kita simak apa saja yang terkandung di dalam buku ini. recomended banget deh :D


Identitas Buku


Judul buku : Khadijah : Perempuan Teladan Sepanjang Masa

Penulis : Ibrahim Muhammad Hasan Al-Jamal

Editor : Cecep Hasannudin

Penerbit : PT. Mizan Pustaka

Cetakan : ke-2

Jumlah halaman : 365 hlm

Jumlah Bab : 17 Bab

Ukuran Buku : 12,5 X 20,5 cm

Harga : -

Tahun Terbit : 2015

ISBN : 9786021337264

Kategori : Islam/Sejarah

Sudah tahukah sosok khadijah salah satu istri nabi Muhammad Saw yang pertama?
Sudah tahu itu bagus tapi bagi yang belum tahu siapa sosoknya lho ! kita sebagai generasi penerus Islam tentu harus tahu. Ditengah berkembang pesatnya peradaban manusia , semakin banyak pula melupakan generasi awal islam kepada anak anak muda islam dewasa ini.
Anak muda mulai lupa tentang perkembangan dan sejarah heroic sejarah gemilang dahulu.
Sayang sekali.Padahal banyak tokoh islam yang patut diteladani. Banyak contoh.
Khadijah RA salah satu sosok yang pantas diteladani bagi umat Islam maupun siapa saja yang mengambil hikmah didalamnya. 

Dalam buku Khadijah : Perempuan Teladan Sepanjang Masa karya Ibrahim Muhammad Hasan Al-Jamal. Buku ini diterjemahkan dari bahasa Arab ke Indonesia. Judul aslinya Ummul Al-Mukminin Khadijah binti Khuwailid  : Al-Mitslu Al-A’la li Nisa’I Alamin terbitan Thayyibah li Al-Nasyr wa Al-Tauzi’

Ketika saya membaca pertama kali dan secara umum sangat berat. Mengapa? Karena yang dibahas hanya tulisan-tulisan saja tanpa ilustrasi. Minimal gambar kota Mekkah tempat Khadijah RA menetap. Tapi saya memang harus membacanya untuk mendapat pencerahan apa yang disampaikan dalam buku tersebut.

Poin poin yang didapat : 

a . Gelar gelar yang didapatkan Khadijah
Khadijah mendapat banyak gelar mulia dari kaumnya. 

1. Khadijah Ath-Thaahirah (Perempuan Suci). Gelar ini diberikan karena memang beliau pantas untuk mendapatkannya. Beliau wanita terhormat di kalangan kaumnya. Kaumnya pun tidak berani menjelek-jelekkan sosok kemuliaannya.
2. Sayyidah Nisaa’ Al-aalamiin (Pemuka Perempuan Dunia), Ummul Mukminin (Ibu Orang-Orang Beriman)
3. Sayyidah Nisaa’ Quraisy (Pemuka Perempuan Quraisy)
Menarik untuk dibaca.

b. Lingkungan Khadijah
Khadijah tinggal di jantung bumi. Segala sesuatu punya pusat. Indonesia punya pusat, Inggris punya pusat. Jadi pusatnya bumi adalah Mekkah. Mekkah pertama dihuni oleh Nabi Ibrahim as dan anaknya nabi Ismail as yang saat itu tinggal di kemah kemah besar. 

c. Rumah Tangga Penuh Berkah
Menceritakan rumah tangga Rasulullah SAW. Dari pribadi Nabi yang mulia dan Khadijah yang memiliki sifat sifat mulia pula yang tidak didapati oleh wanita wanita Quraisy lainnya. Khadijah memiliki kekhususan tersendiri yang dipilih oleh Allah untuk menjadi kekasih Allah nabi Muhammad saw. 

dHijrah ke Habsyah
Disini menceritakan kisah kisah para sahabat Nabi yang hendak berhijrah ke habsyah. Dan doanya Khadijah terhadap mereka yang akan hijrah dan melihat perkembangan-perkembangan berikutnya dalam dekade hijrah ini.
Baca juga: Jadilah Blogger Optimis, Jangan Menjadi Blogger Cengeng e. Akhir Kehidupan yang Mulia
Menceritakan tanda tanda bahwa ummul mukminin akan menuju kehidupan selanjutnya. Dimasa-masa yang akan mendekati sakaratul maut masih tetap melihat perkembangan dakwah Rasulullah.
Beliau Khadijah yang telah bersamanya baik suka dan duka merasakan betapa getirnya hidup bersama Rasullah SAW dalam mengemban dakwah ini. Tak pupus harapannya. Tetap sabar dalam setiap gapaiannya.

Saya menyampaikan 5 poin saja. Diambil dari semua jumlah bab-bab dalam buku tersebut sebab memang banyak bab-babnya. Akhirnya, apa yang ditulis ini memberi sedikit wawasan akan buku yang diulas ini. Dan menambah khazanah pandangan tentang sosok Khadijah wanita mulia ini.

About the Author
Mukhofas Al-Fikri pemilik BauBlogging.com | Inspirator Blogger, Lifestyle Blogger, Strategi Marketing,  Content Writer, Content Marketing, Founder Blogger Aktif Menulis, Consulting Blogging Freelance
Follow twitter : @Mukhofasalfikr
Facebook Page : Mukhofas Al-Fikri
Dan kunjungi pula web pribadinya di MukhofasAlfikri.com

bagaimana nih, reviewnya. Khadijah itu memang sangat sosok teladan yang seharusnya menjadi contoh bagi manusia khususnya wanita. bagaimana kita menjadi perempuan yang sesungguhnya dan menjadi istri yang sholehah dengan sifat sabar bersama suaminya Rasulullah SAW. apakah kalian menarik untuk membaca buku ini atau ingin mereview kembali ? silahkan ya :) jangan lupa beli bukunya.

--- Ahda Jaudah, nama pena Azzah Qurani. Mahasiswi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam tahun 2014 di UIN Bandung. Tim Blogger Aktif Menulis. Bagi yang ingin direview buku nya dan blognya bisa hubungi saya di email : ahda.jaudah@gmail.com ----

regards, 

terima kasih sudah berkunjung.


Komentar

  1. Hiks udah lamaaa banget ga baca buku, makasih sharingnya Mbak.

    BalasHapus
  2. belum tamat nih saya baca buku ini, jd merasa diingetkan kmbali

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

puisi nestapa

Tebas Kenestapaan ( Pedang Pejuang Mahasiswa)
Jari-jari mencari dua langkah mulai pasti Gigi-gigi menggertak, tangan berayun menahan landas Keras-keras terasah, gesekan menyentak setiap bungkam sunyi Hilang.. lalu pergi bersama dendam yang masih ada
Singsingkan lengan dan ku pacu rasa ini Sayap-sayap patah dengarkan sekumpulan belenggu Mengapa harus aku? Mengapa harus hari ini? Aaaaaahhh,, muaaaaaaaaaaakkkkkkk..fuh
Bibir dingin terbalut luka lama Masih seperti ini ? kata hatiku Huh, rasa lain muncul tiba-tiba Emm,,,ada yang ingiiiiin membunuhku
Bawa pedang keluar cahaya Ku ucapkan mantra terakhirku Pergiiiiiiii…. Pergi sanaaaaaa Satu per satu datang padaku
Tak terasa… kini kenestapaan Sudah ku tebas,, sudah ku bunuh Tangan bergetar hebat, tak dapat tertahan Apa benar ini akuuu??
Tergeletak kobaran api, menjungjung tinggi Ada Kehormatan dan penghargaan Mata memandangku dan buatku kagumi Inilah aku pejuangnya
(  Bandung, 04 Maret 2015 )









Nama : Ahda Jaudah Fakultas : Dakwah dan Komunikasi Lomba : Baca Puisi pas sem…

cinta ku telah hilang

Cintaku telah hilang (Ahda Jaudah) Perasaan yang terpendam lalu hilang adalah kerapuhan diri seperti dicabut oleh malaikat maut. Dia membisu dan rasakan air mata meleleh pada pipinya yang memerah jambu. Janji itu sangat mudah dia ucap dan sahabatku ini mudah saja percaya dengan kata-katanya bahwa mereka pasti bertemu. Lelah. Sudah sembilan belas bulan mencarinya, setidaknya tampakkan wajah karena dia hanya ingin tahu. Kini cintanya hilang. Entah pergi kemana. Dia merasa tidak beruntung. Wajah sabila membengkak. Sabila itu sahabatku. Terakhir bertemu sewaktu ITB day, dia ingin bertemu seseorang yang bernama Dika. “ nda, dika memberikan kejutan kirim video via email. So, sweet..” “ dia nulis sesuatu di pasir pakai nama aku iiih,, sediiih...” “ dia ngasih clue, kalau dia bersembunyi di gedung kesenian ITB,, anterin aku yuk dinda,, aku mau ketemu Dika..” Aku menatap sedih melihat mata nanar sabila yang rapuh. Gila.Tega. Sabila menarik lenganku sambil berlari kecil di kerumunan orang-orang. Sen…